Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Kesehatan yang bernaung di bawah Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan bertujuan untuk menghasilkan Tenaga Kesehatan yang Kompeten dan Profesional, yang memiliki kemampuan pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang sesuai dengan persyaratan dunia kerja serta dapat berpartisipasi aktif ditempat kerja sesuai dengan keahliannya.

Sejarah Pengembangan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, merupakan konversi melalui suatu proses yang panjang yaitu mulai dari Sekolah Penjenang Kesehatan Umum (SPKU), berdasarkan SK MENKES RI No: 05/B.V/Pend.17, tanggal 9 Januari 1971 dengan lamanya pendidikan dua tahun 4 (empat) semester. Pendidikan ini berlangsung selama ± 8 tahun.

Kemudian pada tahun 1979  SPKU di konversi menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) berdasarkan SK. MENKES RI No : 84/Kep/Diklat/Kes tanggal 8 September 1978 dengan lama pendidikan 3 tahun atau 6 (enam) semester dengan menerima peserta didik dari lulusan SLTP melalui Sipensimaru Diknakes.

Perkembangan selanjutnya pendidikan SPK dirasakan kurang layak dalam menghadapi segala tuntutan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, hal ini sejalan dengan lajunya kemajuan pengetahuan dan teknologi khususnya dibidang kesehatan, tentu akan berpengaruh pada orientasi pelayanan kesehatan. Implikasi perubahan tersebut adalah perubahan pendekatan dalam memberikan pelayanan kesehatan dalam tatanan nyata, maka adaptasi karakteristik maupun kualitas SDM Kesehatan mendapat perhatian yang sangat strategis.

Untuk menghasilkan pelayanan kesehatan yang bermutu maka kualitas SDM kesehatan perlu ditingkatkan melalui pengembangan Pendidikan. Wacana semacam ini semakin memperkecil peluang pendidikan SPK ditandai dengan dibukanya Program D III Keperawatan (AKPER Kemenkes Ternate) berdasarkan SK MENKES RI No : 11.01.09, tanggal 15 April 1998 dan disusul dengan pembukaan Program D III kebidanan (AKBID Kemenkes Ternate) berdasarkan SK MENKES RI No :   HK. 00.06.1.3.1438, tanggal 15 Mei 2000.

Akademi Keperawatan (AKPER) pada tahun pertama dan kedua  melaksanakan program khusus  bagi lulusan  SPR dan SPK dengan lama pendidikan IV semester. Selanjutnya pada tahun ketiga  dan seterusnya bersama-sama dengan AKBID menerima peserta didik  dari lulusan SLTA/MAN dan Jalur Khusus. Perkembangan selanjutnya kedua institusi  (AKPER dan AKBID)  tersebut, karena kebijakan pemerintah (KEMENKES) dalam menyederhanakan manajemen maupun administrasi kependidikan di Lingkungan Kemenkes, sehingga semua pendidikan program D III Kesehatan di wilayah masing-masing digabung menjadi satu lembaga  yaitu Politeknik Kesehatan. Dengan demikian  pada tahun 2001 AKPER  dan AKBID Kemenkes Ternate di lembagakan menjadi Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan yaitu Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate berdasarkan SK. MENKES RI   No : 1207/MENKES/SK/XI/2001, tanggal 12 Nopember 2001.

Selanjutnya penambahan Program Studi Gizi berdasarkan SK Menkes   No : HK.00.061.4.2.02226, tanggal 1 Juli 2004, tentang penataan lokasi  pelaksanaan Program Studi pada beberapa Jurusan di Politeknik Kesehatan Pakanbaru, Bengkulu, Palangkaraya dan Ternate. dan berdasarkan Permenkes RI No : 890/MENKES/PER/VIII/2007 tentang organisasi dan tata kerja Politeknik Kesehatan.

Dengan demikian sampai saat ini Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate memiliki 5 (Lima) Jurusan dan 2 (dua) Pogram Studi yaitu Jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan, Jurusan Gizi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Jurusan Analis Kesehatan, Pogram Studi D-IV Keperawatan.

image_pdfimage_print