Visi dan Misi

VISI, MISI DAN TUJUAN

Penetapan visi dan misi membutuhkan berbagai pertimbangan karena posisinya amatlah penting, sebab selain sebagai idiologi juga merupakan nilai dasar, tujuan inti serta rancangan masa depan yang lebih detail. Prinsipnya keputusan diambil dengan mempertimbangkan lingkungan, maka diperlukan penyerapan informasi  yang ada kaitan dengan internal organisasi kedalam proses perencanaannya. Visi dan Misi Politeknik Kesehatan memfokuskan semua  kegiatan  organisasi dan diarahkan untuk menjadi organisasi bermakna bagi masyarakat  dan hanya untuk  kepentingan  organisasi  itu sendiri. Berpijak dari pendapat diatas dengan mengintegrasikan  kondisi  yang ada  maka visi dan misi  Politeknik Kesehatan  Kemenkes Ternate dapat dirumuskan  sebagai berikut :

Visi Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate

“Menjadi Perguruan Tinggi yang Berkarakter dan Profesional dengan Mengedepankan Budaya Lokal Berorientasi Nasional”

Misi Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran baik pengetahuan, keterampilan, maupun sikap melalui implementasi sistem penjaminan mutu.

  2. Mewujudkan Penelitian yang berhasil guna melalui pengembangan penelitian dasar dan terapan.

  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat melalui penerapan IPTEK.

  4. Tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang standar melalui pemenuhan secara bertahap.

  5. Meningkatkan produktivitas tenaga pendidik dan kependidikan baik kualitas maupun kuantitas melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.

  6. Mewujudkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang baik melalui pengembangan tatakelola penyelenggaraan pendidikan tinggi kesehatan yang transparan dan akuntabel

  7. Meningkatkan kemitraan dalam berbagai sektor untuk menunjang Tridharma Perguruan Tinggi 

Tujuan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate

  1. Meningkatkan kualitas lulusan

  2. Meningkatkan PBM sesuai kurikulum pendidikan tinggi

  3. Meningkatkan penjaminan mutu pendidikan.

  4. Terjaminnya penelitian yang berkualitas dan relevan.

  5. Terselenggaranya pengabdian masyarakat melalui penerapan IPTEK dan usaha pelayanan kesehatan.

  6. Tersedianya sarana dan prasarana sesuai standar.

  7. Meningkatkan kemampuan akademik dan atau profesional pendidik dan tenaga kependidikan melalui rekrutmen, pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.

  8. Meningkatkan kinerja manajemen internal menuju tata kelola pemerintahan yang baik.

  9. Meningkatkan kemitraan dengan lembaga terkait baik nasional maupun internasional.