Lewati ke konten utama
Website Resmi Poltekkes Kemenkes Ternate

Kegiatan kuliah umum bertema “Diabetes Melitus: Strategi Promotif dan Preventif dalam Konteks Geografis Kepulauan” yang dibawakan oleh : Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, SKM., M.Kes

Ternate 08 Agustus 2026 - Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai upaya pencegahan serta pengendalian penyakit tidak menular, telah dilaksanakan kegiatan kuliah umum dengan tema “Diabetes Melitus: Strategi Promotif dan Preventif dalam Konteks Geografis Kepulauan.”Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, SKM., M.Kes. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau membahas berbagai tantangan dalam penanggulangan Diabetes Melitus, khususnya yang berkaitan dengan kondisi geografis wilayah kepulauan.Materi kuliah umum menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif sebagai bagian dari upaya menekan angka kejadian Diabetes Melitus. Strategi tersebut mencakup peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, penerapan pola hidup sehat, penguatan deteksi dini, serta optimalisasi peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.Konteks geografis kepulauan menjadi salah satu perhatian penting karena kondisi wilayah, akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, serta karakteristik sosial masyarakat dapat memengaruhi pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus. Oleh karena itu, diperlukan strategi kesehatan yang adaptif, berbasis kebutuhan masyarakat, dan mempertimbangkan karakteristik masing-masing wilayah.Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai Diabetes Melitus secara teoritis, tetapi juga mampu melihat berbagai permasalahan kesehatan dari perspektif kewilayahan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan upaya promotif dan preventif yang lebih efektif serta berkelanjutan di masyarakat.Kuliah umum berlangsung dengan antusias dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi serta memperluas wawasan mengenai tantangan kesehatan di wilayah kepulauan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan upaya pencegahan Diabetes Melitus yang lebih inklusif dan sesuai dengan karakteristik geografis masyarakat.